Sticker Sakido

Sebelum tugu khatulistiwa kito untuh dek lumuik, ko fotonyo untuk ka kito konang2 kalo Sakido ge la ndak ado le suk ,hahaha…

Asal Mula Koto Alam

Sore ini saya berbincang2 dengan Ibu saya mengenai asal mula Koto Alam. Sebenarnya Ibu saya tidak banyak tahu tentang hal ini, tapi sedikit banyak dia mencoba mengingat2 cerita dari neneknya (Alm. Sojuk: Pitopang) sewaktu kecil dulu. Ia menceritakan bahwasanya Koto Alam ini pertama kali dihuni oleh kaum Datuk Parpatih suku Chaniago. Tapi ia tidak tahu [...]

Kelok Sambilan Zaman Saisuak

Walaupun Kelok Sembilan berjarak agak jauh dari Koto Alam, sekitar 13 km, tapi tempat ini merupakan kebanggaan bersama masyarakat Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Apalagi masyarakat Koto Alam yang beperegian ke Payakumbuh sering singgah di Kelok Sembilan. Berikut ini saya kutip sebuah postingan dari blog tetangga tentang foto Kelok Sembilan di zaman dulu waktu baru [...]

Foto Koto Alam Zaman Saisuak

Ini saya tadi browsing di situs2 asing luar negeri, lalu saya menemukan foto dari koleksi Tropenmuseum Belanda, Foto ini berjudul Straatgezicht in Kotaälam (Bahasa Belanda), artinya saya tanslate ke bahasa Indonesia memakai GOOGLE TRANSLATE, yaitu  Adegan Jalanan dalam Kotaälam. Saya pikir foto ini berlokasi di Koto Alam, karena di sebuah situs map traveling asing (klik [...]

Pangkalan Koto Baru pernah Menjadi Pelabuhan Utama Minangkabau

Sekitar abad 18 hingga awal abad 20 masehi, Pangkalan Kotobaru merupakan pelabuhan utama Minangkabau bagian timur menuju Selat Malaka. Bahkan mengalahkan pelabuhan Muara Padang. Hasil perkebunan, hasil tambang dan hasil hutan Minangkabau dikumpulkan di Sarilamak, kini ibukota Kabupaten Limapuluh Kota, kemudian diangkut menggunakan kuda beban ke Pangkalan Kotobaru. Christine Dobbin dalam buku Kebangkitan Islam Dalam [...]