Musim Durian di Koto Alam


Sudah sebulan ini durian2 di Koto Alam mulai matang, masyarakat sini biasa menyebutnya “Duyan La Apiè”. Pohon durian di Koto Alam sebagian besar tumbuh di dalam hutan, di lahan perkebunan gambir/karet, di tepi sungai, di sawah, di kebun2 belakang rumah, dan ada juga di pinggir jalan. Saat ini harga durian berkisar antara Rp 3.000,_ sampai Rp 15.000,_ per buah berdasarkan besarnya buah durian.

Bagi masyarakat Koto Alam durian merupakan salah satu mata pencaharian ketika musimnya datang, mereka mengesampingkan pekerjaannya sebagai Petani Gambir/Karet demi mencari buah durian untuk dijual. Disini durian menjadi milik umum jika pemiliknya tidak menunggui batang durian tersebut. Jadi setiap orang bebas mengambil buah durian yg ditemuinya atau yg jatuh dari pohonnya, terutama durian2 yg tumbuh di hutan. Bagi sebagian yg lain, mereka membuat “Ungkuik2” (dangau) untuk menunggui batang durian miliknya dan bermalam disana.

Hutan seakan penuh pencari durian. Anak2, pemuda, orang tua, bapak2 & ibu2 banyak yg masuk hutan keluar hutan demi mencari durian. Keberanian mereka tak perlu ditanyakan, bahkan tengah malam pun banyak yg memasuki hutan seorang diri dengan membawa parang, goni/ambong dan senter. Baik laki2 maupun perempuan. Paginya mereka pulang dengan menggendong belasan/puluhan buah durian. Kemudian dijual ke “toke durian” (pembeli grosir). Yang tidak laku lalu dimakan saja, dicampur dengan pulut ketan, dibuat “sambolado duyan” (sambal cabe merah dengan gelimang buah durian) atau dibikin “konji duyan” (kolak durian). Toke durian kemudian menjual durian yg dibelinya di pinggir2 jalan raya dengan harga yg lebih. Pembeli biasanya penumpang mobil2 yg melintas di Jalan Payakumbuh – Pekanbaru. Silakan Anda berkunjung langsung ke Koto Alam untuk membeli durian Nagari kami. Apalagi selama ini durian dari daerah kami dikenal khas daripada durian tempat lain, karna durian disini tumbuh alami tanpa dipupuk atau dikebunkan. Rasanya pun berbeda2 manisnya dari pohon durian yg satu dengan pohon durian yg lain.

Selain durian, saat ini di Koto Alam juga musim beberapa buah2an lain seperti “Lansek” (duku/langsat), manggis, rambutan dan “Cik Toghok” (biji pohon Terap yg direndang). Koto Alam memang berlimpah dengan beragam buah2an yg selalu musim setiap tahun, beberapa bulan yg lalu juga musim “Pauh” (palem, mangga dan sejenisnya). Sebagian besar buah2an ini tumbuh di hutan. Ada juga buah2an khas lain seperti “Tungau”, “Jontiktan”, “Ambai”, “Baghangan”, dan berbagai macam buah2an hutan lainnya.

“Mari hunting durian ke Nagari kami !”🙂

2 Tanggapan

  1. koto alam mmng ngri kya akan buah2an ma snak,

    Suka

  2. mantap ndi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: