Pertemuan Wali Nagari dengan Mahasiswa Nagari Koto Alam


Jumat, 9 Agustus 2013, sehari sesudah Hari Raya Idul Fitri 1434 H, Wali Nagari Koto Alam A.H. Dt. Paduko Rajo mengadakan pertemuan dengan kalangan mahasiswa, acara ini dimulai sekitar jam tiga sore bertempat di Gedung Serbaguna, dan dihadiri oleh lebih dari 50 orang mahasiswa Nagari Koto Alam. Turut diundang sebagai pembicara yaitu H. Syamsul Bahri, S.H.I. , seorang tokoh masyarakat Koto Alam yang berkiprah diberbagai bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan diskusi tatap muka langsung antara Wali Nagari dengan segenap mahasiswa anak Nagari Koto Alam.

Dalam pertemuan tersebut, H. Syamsul Bahri, S.H.I. memotivasi para mahasiswa untuk bersungguh-sungguh menjalani pendidikan di Perguruan Tinggi. Beliau menceritakan pengalaman selama ia menjadi mahasiswa hingga sekarang beliau menjadi tokoh masyarakat yang terpandang, salah satu kunci suksesnya adalah dengan pergaulan yang baik. Sehingga saat ini beliau dipercaya sebagai Ketua perhimpunan masyarakat Payakumbuh – Limapuluh Kota di Bukittinggi. Selain itu H. Syamsul Bahri, S.H.I. mendorong mahasiswa Koto Alam untuk peduli dan berbakti dengan ilmunya demi kemajuan Nagari. Beliau menghimbau agar segenap kalangan mahasiswa Koto Alam bersatu dan membentuk sebuah perhimpunan. Guna mengemukakan berbagai ide dan ikut bertindak menanggapi berbagai persoalan di tengah masyarakat Nagari Koto Alam.

Sementara itu, Wali Nagari A.H. Dt. Paduko Rajo menyampaikan pesan-pesan agar mahasiswa Koto Alam tetap semangat melanjutkan pendidikan di tengah keterpurukan ekonomi yang saat ini melanda Nagari kita. Beliau memaparkan bahwa di Koto Alam lebih banyak menghasilkan sarjana dibandingkan dengan nagari tetangga kita Manggilang, padahal jumlah penduduk kita lebih sedikit. Hal ini menunjukkan kemajuan dan kesadaran masyarakat Koto Alam akan pentingnya pendidikan. Akan tetapi dari segi ekonomi Koto Alam merupakan nagari yang mempunyai masyarakat miskin paling banyak dibandingkan dengan lima nagari lain di Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pertanyaan dari kalangan mahasiswa langsung kepada Wali Nagari A.H. Dt. Paduko Rajo. Diantaranya yaitu seputar keluhan mahasiswa tentang pelayanan administrasi Kantor Wali Nagari yang kurang baik, mahasiswa menilai sering dilayani dengan muka masam oleh karyawan Kantor Wali Nagari. Lagipula untuk pengurusan Surat Keterangan Kurang Mampu (SKKM) dikenakan biaya sebesar 10.000 bagi mahasiswa. Ternyata Wali Nagari baru mengetahui hal tersebut dari pembicaraan di pertemuan ini. Beliau berjanji akan menindaklanjuti dan memberikan pembinaan pada karyawan Kantor Wali Nagari dengan adanya keluhan ini. Beliau juga menegaskan bahwasanya pengurusan SKKM dan semua surat/proposal yang bersangkutan dengan pendidikan bagi mahasiswa/pelajar Koto Alam digratiskan alias tidak dipungut biaya.

Pertanyaan lain dari mahasiswa yaitu tentang pengadaan sarana olahraga gelanggang sepak bola bagi terselenggaranya hobi dan kreaktifitas pemuda nagari. Wali Nagari menyarankan agar semua pemuda nagari melaksanakan gotong royong untuk memperbaiki gelanggang sepak bola yang sudah ada. Mengenai dana bantuan untuk perbaikan lapangan tersebut, Wali Nagari menyatakan bahwa hendaknya pemuda melakukan aktifitas rutin bermain sepak bola di lapangan yang masih sederhana itu, sehingga nanti bakal akan ada bantuan baik dari pemda atau dari caleg-caleg untuk perbaikan lapangan.

Selain itu ada pertanyaan tentang pembangunan masjid yang masih terbengkalai. Wali nagari menasehati hendaknya jangan pembangunan masjid terbengkalai yang dipermasalahkan, akan tetapi jamaah masjid itu yang harus ditingkatkan jumlahnya. Beberapa masjid dan musholla/surau di Koto Alam sudah berdiri bagus dan indah, namun kondisi jemaahnya memprihatinkan. Ditambah lagi dengan pengajian-pengajian agama yang sama sekali jarang diadakan. Apalagi dengan melihat kondisi akhlak kalangan muda Koto Alam yang dijangkiti berbagai kasus pornografi, narkoba dan perjudian. Ini adalah sebab kurangnya pendidikan agama di Koto Alam.

Pembentukan IMAKAS

Pembentukan IMAKAS (Ikatan Mahasiswa Koto Alam Sakido)

Di akhir acara diadakan pembentukan organisasi perhimpunan mahasiswa Nagari Koto Alam, yang diberi nama IMAKAS (Ikatan Mahasiswa Koto Alam Sakido), dan dipandu langsung oleh H. Syamsul Bahri, S.H.I dan Wali Nagari A.H. Dt. Paduko Rajo. Dilakukan pemilihan pengurus organisasi secara musyawarah dan voting. Kemudian H. Syamsul Bahri, S.H.I. memberikan dana sumbangan sebesar Rp 500.000,- untuk dimanfaatkan sebagai kas organisasi. (ahm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: