Sejarah Nagari Koto Alam


Koto Alam adalah Nagari tertua di Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Bahkan sejarah Koto Alam telah dimulai lama sebelum zaman prasejarah. Bukti sejarah menunjukkan bahwa Koto Alam telah dihuni manusia sejak zaman batu. Di beberapa tempat di daerah Koto Lamo, yaitu tempat tinggal masyarakat Koto Alam pada zaman dahulu, ditemukan “Mejan” yakni batu nisan raksasa peninggalan manusia yang umurnya lebih tua dari Menhir.

20130817_123845

Sampai penghujung abad ke-18 penghuni Koto Alam berdiam di koto-koto dan taratak yang jumlahnya lebih kurang sebanyak 12 Koto, yaitu:
1. Koto Sianok
2. Koto Intan
3. Koto Bukik
4. Koto Tuo
5. Koto Tarusan
6. Koto Luai
7. Koto Kociak
8. Koto Puncak Balai Buwuak
9. Koto Marapak
10. Koto Lamo
11. Koto Jajaran
12. Koto Ranah

Pada awal abad ke-19 Belanda datang mengkoordinir koto yang terpencar-pencar tersebut dan menyatukan dalam satu Nagari yang kemudian diberi nama Koto Alam. Dasar nama Koto Alam itu sendiri lahir dari mufakat 12 penghuni Koto tersebut, diambil dari nama seorang putri yang pernah tinggal di Puncak Balai Buwuak, yang bernama Puti Alam.

Nama-nama Kepala Desa Nagari Koto Alam :

  1. Lombiak (1850-1851)
  2. Ibrohim (1852-1896)
  3. Yunus Dt. Perpatih Nan Sabatang (1897-1940)
  4. Adnan Dt. Paduko Sinaro (1941-1946)
  5. M. Yusuf (1947-1948)
  6. Harun Dt. Paduko Indo (1948-1950)
  7. Hamid Dt. Paduko Tuan (1951-1954)
  8. M. Nur Dt. Majo Kayo (1955-1957)
  9. Martunus Dt. Paduko Rajo (1958-1978)
  10. M. Yunus (1978-1985)
  11. Abu Bakar Dt. Paduko Rajo (1986-…)
  12. Alinus (…)
  13. Afkar Dt. Padukak (1998-2000)
  14. Aidir Harun Dt. Paduko Rajo (2001-sekarang).

Sumber : RPJM Nagari Koto Alam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: